Suaraairlangga.biz.id, Lamongan – Semangat pemberdayaan perempuan terus digaungkan di Kabupaten Lamongan. Hal ini dibuktikan melalui suksesnya Talkshow bertajuk “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” yang digelar KOHATI (Korps HMI-Wati) Cabang Lamongan, di Hall Room MOOLA (Mall Oleh-Oleh Lamongan) pada Sabtu (23/05/2026).
Kegiatan ini berlangsung hangat, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir dari berbagai kalangan masyarakat. Selain menjadi ruang diskusi terbuka terkait isu-isu perempuan, agenda ini dirancang untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-komunitas perempuan di Kabupaten Lamongan.
Menghadirkan Tokoh-Tokoh Perempuan Inspiratif
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh perempuan inspiratif Kabupaten Lamongan sebagai narasumber, di antaranya:
- Anis Kartikawati, S.Kep., Ners., M.EK (akrab disapa Bu Yes), istri Bupati Lamongan sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan.
- Ken Anis Nur Laily, S.Psi, selaku perwakilan Majelis Daerah Forum Alumni HMI-Wati (MD FORHATI) Kabupaten Lamongan.
- Erna Sujarwati, S.Pd., M.Sos, selaku Anggota DPRD Kabupaten Lamongan.
Dorong Perempuan Berani Mengambil Peran
Dalam sesi diskusi, para narasumber mengupas tuntas berbagai isu krusial yang tengah menjadi perhatian masyarakat. Mulai dari pentingnya pendidikan bagi kaum hawa, peran perempuan dalam keluarga dan lingkungan sosial, isu kesehatan mental, hingga tantangan di era modern yang menuntut perempuan untuk terus berkembang dan mandiri.
Hadir memberikan tanggapan positif, Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Hj. Anis Kartikawati, S.Kep., Ners., M.EK (Bu Yes) mengapresiasi tinggi semangat generasi muda perempuan di Lamongan yang mulai aktif menghadirkan ruang diskusi dan gerakan positif. Menurutnya, forum seperti ini sangat penting untuk membuka ruang komunikasi yang sehat.
Bu Yes mengajak seluruh perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memiliki keberanian untuk belajar, dan tidak takut mengambil peran di tengah masyarakat.
“Perempuan harus saling mendukung dan saling menguatkan. Saya sangat senang melihat banyak komunitas perempuan mulai aktif bergerak bersama. Ini menjadi langkah baik untuk menciptakan perempuan-perempuan yang lebih berdaya dan mandiri,” ujar Bu Yes.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi lebar-lebar dengan berbagai komunitas perempuan di Lamongan agar ke depan dapat menghadirkan lebih banyak program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi perempuan dan generasi muda.

Langkah Awal Gerakan Kolaboratif
Sinergi ini disambut hangat oleh Ketua Umum KOHATI Cabang Lamongan, Indah Triwahyuni Latifah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk membangun kolaborasi antara KOHATI dengan berbagai komunitas perempuan lainnya di Kabupaten Lamongan.
Menurut Indah, perempuan membutuhkan ruang yang aman (safe space) serta suportif agar bisa menyampaikan aspirasi dan berkembang bersama secara optimal.
“Acara ini bukan hanya sekadar talkshow, tetapi menjadi awal dari gerakan kolaboratif perempuan di Lamongan agar semakin solid, aktif, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” tegasnya. Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta ruang yang lebih luas untuk melahirkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sesi “Curhat” Bersama yang Dekat dan Edukatif
Suasana talkshow terasa semakin hidup karena peserta diberikan ruang seluas-luasnya untuk berinteraksi. Para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk membagikan pandangan, pengalaman, hingga menyampaikan pertanyaan dan keresahan terkait persoalan yang mereka hadapi sehari-hari—termasuk tantangan sosial dan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Selain sesi diskusi formal yang inspiratif, acara ini juga diisi dengan sesi sharing dan curhat bersama. Sentuhan ini membuat atmosfer di dalam ruangan terasa semakin dekat, akrab, dan penuh rasa kekeluargaan. Banyak peserta yang berharap kegiatan edukatif dan motivasional seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Harapan ke Depan
Melalui terselenggaranya talkshow “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, muncul harapan besar agar perempuan Indonesia, khususnya di Kabupaten Lamongan, dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, berani bersuara, mandiri, serta mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara. *[Yuni/SA]



