Minggu, April 6, 2025
Google search engine
BerandaLamonganOptimalisasi Pariwisata Daerah, Disparbud Lamongan Fokus Kembangkan 5 Desa Wisata

Optimalisasi Pariwisata Daerah, Disparbud Lamongan Fokus Kembangkan 5 Desa Wisata

Suaraairlangga.com, Lamongan – Sebagai langkah dalam mengoptimalisasikan kembali pariwisata daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan, berupaya memfasilitasi desa-desa wisata yang ada di Kabupaten Lamongan pasca pandemi Covid-19.

Melalui upaya tersebut, menurut Kepala Disparbud Lamongan, Siti Rubikah bahwa saat ini, Disparbud Lamongan memfokuskan pada 5 Desa Wisata binaan yang berpotensi di Kabupaten Lamongan, diantaranya (1) Pantai Kutang, Desa Labuhan – Kecamatan Brondong; (2-3) Pemandian Air Hangat Brumbung, Desa Kranji, dan Makam Sunan Sendang Duwur – Kecamatan Paciran; (4) Desa Puncak Wangi – Kecamatan Babat; dan (5) Taman Airlangga, Desa Patahan – Kecamatan Sambeng,

“Disparbud Lamongan mencoba melakukan pendampingan Kepada Desa-Desa Wisata ini kami menyebutnya rintisan, rintisan dari desanya masing-masing. Dan saat ini, prosesi awalnya masih identifikasi potensinya dulu, dan setelah ini nanti akan dilakukan pendampingan,” ucap Rubikah, Rabu (03/08/2022).

Rubikah mengatakan, langkah-langkah yang diambil Disparbud Lamongan dalam membentuk Desa Wisata, yakni (a) Penggalian dan penataan potensi-potensi desa, (b) Pengkajian terkait kebudayaan, (c) Sarana prasarana, dan (d) Lokasi, kemudian baru akan dilakukan pendampingan.

lebih lanjut, menurut Rubikah, ketika potensi Desa Wisata ini sudah terlihat, Disparbud Lamongan akan melakukan pelatihan-pelatihan pada Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), sehingga, nanti tidak hanya Desa Wisata yang terbererdaya namun juga kelembagaan dan SDMnya.

“Kami tata dulu potensi-potensi yang ada di Desa Wisata ini, apalagi sekarang sudah ada dukungan dari Undangan-Undang mengenai Desa Wisata, ini akan lebih menguatkan lagi terkait peraturan dari Desa Wisata ini, yang selanjutnya nanti mungkin bisa diintegrasikan dari desa-desa ini. Dan kedepannya akan diberikan master plan agar lebih terarah,” jelasnya.

Foto : Makam Sunan Sendang Duwur - Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan
Foto : Makam Sunan Sendang Duwur – Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan

Meski demikian, Rubikah menuturkan, dalam pengotimalisasian 5 Desa Wisata ini, yang terpenting saat ini, pengetahuan perangkat desa terkait Desa Wisata dan potensi apa yang ada di desa tersebut.

“Masing-masing desa ini cari tau dulu potensinya apa, baru nanti kita bantu uruskan,” tambahnya.

Melihat Kabupaten/Kota tetangga yang berhasil dengan pengembangan desa wisatanya, Rubikah terinspirasi dan mencoba mengadaptasi cara pengembangan Desa Wisata dengan hadirkan konsultan sebagai pendamping di lima Desa Wisata Binaan Disparbud Lamongan ini.

“Kita targetkan selama 40 hari, dan saat ini masih penggalian dan pematangan potensi desanya, baik itu kelebihan maupun kekurangannya,” ucapnya.

Melihat potensi yang besar di Kabupaten Lamongan, Rubikah mengharapkan adanya dukungan serta komitmen penuh dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) terkait.

“Kepala Desa inikan sebagai penggeraknya dan berkenaan langsung, sehingga kami mengharapkan komitmen dari mereka, dan kami berharap para Pemdes ini melibatkan dan memberdayakan masyarakat desanya juga, agar nantinya ada rasa saling memiliki dan menjaga. Karena kami pasti tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya kolaborasi,” tutupnya. *[SA]

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

TERPOPULER

KOMENTAR