Suaraairlangga.com, Lamongan – Bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi (Haji YES) menerima mahasiswa program Kampus Mengajar sebanyak 113 mahasiswa, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Senin (01/08/2022).
Dihadapan mahasiswa tersebut, Haji YES mengharapkan, mahasiswa program Kampus Mengajar dapat menjadi agen pemulihan pendidikan di Kabupaten Lamongan.
“Kehadiran adik-adik saat ini dikurikulum merdeka, adalah sebagai pemulihan kegiatan yang selama dua tahun dilaksanakan online, ini banyak yang berubah, hilang, dan mendistrupsi berbagai hal yang berkaitan dengan proses belajar mengajari,” ucap Haji YES.
Terlebih kata Haji YES, pemulihan yang dilakukan dalam segi pemulihan mental anak.
“Pemulihan sekarang ini adalah pemulihan mental bagi anak-anak, pemulihan supaya bagaimana dapat kembali lagi, artinya kita harus memberi sesuatu yang dapat menginspirasi bagi anak-anak,” tambah Haji YES.
Menurut Haji YES, indikator keberhasilan Kampus Mengajar, yaitu adanya perubahan setelah dilaksanakannya Kampus Mengajar di sekolah tersebut. “Semua setelah kehadiran ada di, before afternya, kalau after kegiatan ini tidak ada perubahan sama sekali, ya.. artinya kegiatan ini tidak berhasil. Kegiatan ini dikatakan berhasil, nanti ada jejak bekasnya yang dirindukan oleh Kepala Sekolah, masyarakat, maupun anak-anak peserta didik,” ujar Haji YES.
Haji YES berharap, kegiatan Kampus Mengajar dapat memberikan nilai atau value baru di masyarakat.
“Tidak hanya ilmu yang diberikan (Mengajar) dalam masyarakat, tetapi juga kolaborasi dengan masyarakat, pemerluasan budaya-budaya baru, memberikan spirit-spirit baru untuk kejayaan Lamongan yang berkeadilan,” harap Haji YES.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif dalam laporannya menyampaikan, program Kampus Mengajar ini akan dilaksanakan selama satu semester, yaitu mulai Agustus hingga Desamber 2022.
Program kampus mengajar angkatan 4 yang dilaksanakan di 5 SD dan 16 SMP di Kabupaten Lamongan ini, Munif berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi serta inspirasi bagi peserta didik.
“Adanya Kampus Mengajar ini dapat memberikan inovasi dan menginspirasi di tahun ajaran 2022-2023 yang telah kita sepakati juga, akan kita laksanakan implementasi kurikulum merdeka di tahun depan yang lebih baik lagi,” pungkas Munif. *[SA]