Suaraairlangga.com, Lamongan – Perkembangan teknologi informasi memberikan impek dalam kemajuan dunia. Kemajuan ini mengakibatkan bergesernya beberapa hal dalam kehidupan, termasuk perubahan sosial, perubahan ekonomi, dan perubahan-perubahan lain ditengah tata perubahan kehidupan masyarakat. Untuk itu, adanya mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dalam mengabdikan ilmunya di masyarakat, diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan serta menjadi people agility.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi (Haji YES) saat terima mahasiswa KKN UNISLA (Universitas Islam Lamongan) di Kabupaten Lamongan, pada Senin (01/08/2022), di Halaman Kampus Hijau UNISLA.
People agility, yang dimaksudkan Haji YES sapaan akrab Bupati Lamongan, yaitu generasi atau manusia yang terus siap beradaptasi dengan adanya lingkungan hidup.
“Begitu juga kita harus terus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang ada, seperti yang saya sebutkan tadi,” ucap Haji YES.
Selain itu, Haji YES berharap, mahasiswa KKN UNISLA mampu melihat perubahan secara nyata di masyarakat.
“Ini agar adik-adik memperoleh ilmu yang luar biasa dari apa yang akan dilakukan, yang terus bertemu dengan masyarakat, dan terus melihat keadaan yang sesungguhnya yang terjadi di masyarakat,” kata Haji YES.
Lebih lanjut, saat menerima mahasiswa KKN UNISLA sebanyak 1.159 Mahasiswa ini, Haji YES menitipkan pesan, agar para mahasiswa dapat menginspirasi dan menjadi supporting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kewajiban adik-adik semua ini, kita harapkan sebagai inspirasi, supporting atau penyemangat agar masyarakat bisa bangkit kembali, berkunjung dan tentu perkenalkan dengan berbagai produk-produk, maupun saluran distribusi pemasaran yang sekarang sedang berkembang,” harap Haji YES.
Seperti Dana Dusun yang disalurkan dimasing-masing dusun, lanjutnya. Haji YES mengharapkan, mahasiswa KKN dapat menjadi pengarah serta pendamping.
“Adik-adik nanti dapat mendampingi dan tentu mengarahkan kepada masyarakat, agar dana dusun yang kita berikan kepada setiap desa kepada 1430an itu setiap dusun mendapatkan dana dari pemerintah daerah sebanyak 35 juta itu bisa berjalan dengan baik,” tandas Haji YES.
Sementara itu, Rektor UNISLA, Bambang Eko Muljono mengatakan, KKN UNISLA tahun ini bertema ‘Memayu Raharjaning Praja’ yang terinspirasi dari Kabupaten Lamongan.
“Ini mempunyai filosofi berusaha dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya dengan bekerja keras dan ulet untuk kesejahteraan dan keselamatan rakyat masyarakat dan negara,” ungkap Rektor Bambang.
Mahasiswa KKN yang akan melaksanakan KKN di 30 Desa 10 Kecamatan ini, Rektor Bambang berharap, mahasiswanya dapat mengabdikan ilmu kepada negara.
“Sekalian saudara belajar dari masyarakat mengenai apa dan bagaimana yang terjadi di masyarakat, khususnya covid-19 ini. Sehingga keberadaan saudara selama KKN bisa membantu program pemerintah dalam rangka mengungkit perekonomian covid 19,” pungkas Rektor Bambang. *[SA]