Minggu, April 6, 2025
Google search engine
BerandaLamonganPolitisasi Acara SJB, Yak Widhi Lamong Dituntut Minta Maaf

Politisasi Acara SJB, Yak Widhi Lamong Dituntut Minta Maaf

Suaraairlangga.com, Lamogan – Aprillia Wulandari selaku Pembina dan Penanggung Jawab Yayasan Squad Jum’at Berkah (SJB) memprotes pernyataan Yak Widhi Lamong atas pemberitaan di sejumlah media online dalam acara sosial menyambut bulan suci Ramadhan yang digagasnya bersama anggota SJB berupa santunan anak yatim dan buka bersama.

Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan di Plaza Lamongan pada Jum’at sore, 15 April 2022 itu adalah murni acara yang dibuat oleh Yayasan Squad Jumat Berkah (SJB) yang politisasi oleh Yak Widhi Lamong dengan kegiatan deklarasi dirinya maju sebagai Bacabup (Bakal Calon Bupati) Lamongan Tahun 2024 dengan mengundang sejumlah awak media.

“Saya bersama seluruh anggota SJB idak terima dan protes, kenapa acara sosial yang kami adakan ditunggangi oleh Yak Widhi Lamong dengan acara deklarasi dirinya yang maju sebagai Bacabup Lamongan 2024. Ini sangat tidak beretika, kegiatan di Plaza Lamongan pada Jum’at, 15 April 2022 adalah SJB (Squad Jumat Berkah) yang menyelenggarakan bahkan di banner acara tertulis jelas tidak ada nama atau logo organisasi/Komunitas lain yang terpampang,” ungkapnya. Minggu (17/04/2022).

Aprillia Wulandari yang juga sebagai penanggung jawab acara Baksos di Plaza Lamongan saat itu menyatakan. “Saya sebenarnya senang saat Yak Widhi Lamong dan Pelita turut berdonasi dalam acara SJB kemarin, seperti halnya kami semua merespon para donatur lainnya. Saya stay acara itu dari awal hingga akhir, bahkan saat kedatangan Yak Widhi bersama rekan Pelita sampai semua pulang, saya masih ada di lokasi,” ucapnya.

Adapun yang disesalkan Aprilia Wulandari dari Squad Jum’at Berkah adalah bentuk pemberitaan tentang:

1. Deklarasi Bacabup Lamongan 2024 diacara tersebut (PADAHAL TIDAK ADA SEKALIPUN YAK WIDHI PEGANG MIC SELAMA ACARA).
2. Dalam pemberitaan dilink media online yang beredar (Tidak menyebutkan Itu acara Squad Jum’at Berkah), jadi seolah-olah Itu acara yang dibuat oleh Yak Widhi yang sedemikian rupa menyantuni anak yatim.
3. Ijin yang saat Itu Yak Widhi sampaikan ke Pak Daniel dari Plaza Lamongan hanya sebatas untuk pinjam panggung foto dan Ikut berbuka, Itu saja.

Ditambahkannya, dirinya sebagai Pembina, Pembimbing dan Penanggung Jawab Acara berhak untuk meminta pemberitaan yang tidak benar tersebut di TAKE DOWN dari media online, baik link pemberitaan maupun facebook.

“Saya melihat postingan njenengan di IG sudah dihapus. Mohon kerjasamanya dan iktikad baiknya, karena anggota kami di SJB sangat beragam dari semua elemen masyarakat. Segera hapus dan klarifikasi semua pemberitaan tersebut, serta semoga kedepannya semakin baik. Lalu untuk mencapai tujuan yang besar, pastikan caranya juga benar,” pinta Aprilia Wulandari.

Aprillia Wulandari menyampaikan pula, apa yang dilakukan oleh Yak Widhi Lamong itu adalah sebuah kebohongan besar kepada publik dan menginginkan pernyataan klarifikasi serta permohonan maaf secara terbuka di media online ataupun media sosial oleh Yak Widhi Lamong.

“Squad Jum’at Berkah (SJB) inginkan Yak Widhi Lamong untuk klarifikasi ke semua media yang memberitakan acara itu, bahwa itu adalah kegiatan dari SJB, dan inginkan apa yang sudah dishare oleh Yak Widhi Lamong di facebooknya itu dihapus serta tak lupa pernyataan permohonan maaf secara terbuka di media oleh Yak Widhi Lamong kepada SJB,” tutup Aprillia Wulandari menegaskan. *[JP]

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

TERPOPULER

KOMENTAR