Suaraairlangga.com, Malang – Di Kabupaten Lamongan terdapat 2 inovasi yang dilakukan untuk mendorong inovasi sektor publik lain bermunculan, yakni Sinolla (Kompetisi inovasi pelayanan publik Lamongan) dan Mbak Elsa (Memantabkan birokrasi dan akuntabilitas kinerja melalui elektronik Lamongan Sakip).
Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menjadi narasumber secara virtual terkait peran Kepala Daerah dalam menumbuhkan inovasi di sektor publik, dalam kuliah tamu mata kuliah legislatif pada Program Studi Ilmu Pemerintahan Jurusan PPHI di Universitas Brawijaya – Kota Malang, Rabu (14/04/2021).
Menurut Bupati Yuhronur, inovasi sangat penting dalam meningkatkan daya saing. Inovasi serta birokrasi yang optimal mampu menciptakan percepatan kesejahreraan masyarakat. Selain itu dalam kuliah tamu tersebut, Bupati Yuhronur juga menyampaikan kunci keberhasilan inovasi di Kabupaten Lamongan.
“Keberhasilan inovasi di Lamongan dapat diwujudkan dengan (1) Harus adanya kepemimpinan yang mendukung inovasi; (2) Mendorong terus budaya kompetisi dan inovasi pada birokrasi; (3) Pentingnya menerapkan manajemen kinerja dan pengetahuan; (4) Memastikan SDM berkapasitas dan berkeilmuan lintas disiplin ilmu; dan (5) Terus berupaya memanfaatkan teknologi informasi dalam mengembangkan inovasi,” jelas Bupati Yuhronur. *[JP]