Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Perhelatan Bojonegoro East Java Film Festival Tahun 2019 (BEJaFF 2019) resmi berakhir. Dimulai dari tanggal 1 Agustus – 1 September 2019, BEJaFF 2019 telah diselenggarakan dengan serangkaian agenda pemutaran film-film peserta kompetisi, Workshop pembuatan film dan Pengukuhan Relawan TIK Bojonegoro di Gedung SSC Sukorejo dan Lapangan Singonoyo Desa Sukorejo, Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro.
Malam penganugerahan dan penutupan menjadi rangkaian akhir dari gelaran BEJaFF 2019, yang diadakan pada Minggu (01/09/2019) di Lapangan Singonoyo, Sukorejo, Bojonegoro.
Acara Malam Penganugerahan tersebut diawali dengan kata sambutan dari Selamet, selaku ketua koordinator BEJaFF 2019. Dalam sambutannya, Selamet mengatakan jika selama 3 hari perhelatan BEJaFF 2019, 21 film telah diputar. Sejak dibukanya kompetisi hingga ditutupnya pendaftaran, panitia BEJaFF 2019 berusaha untuk tetap konsisten menerima film-film kompetisi.

Sambutan dilanjutkan oleh H.M. Suprayitno, selaku Kepala Desa terpilih di Desa Sukorejo. Menurutnya, selama terselenggaranya acara tahun ini, acara tersebut tidak hentinya menawarkan program bermutu yang diperuntukan kepada khalayak umum dengan cara yang tematik dan beragam, sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas dalam penciptaan dokumentasi.
“Terima kasih semuanya atas kesuksesan BEJaFF 2019 ini, tak lupa juga kepada Mbak Amy Kamila yang telah menularkan ilmunya kepada ratusan anak-anak tadi siang di acara Workshop pembuatan Film kreator, utamanya anak-anak di Desa Sukorejo,” ucap H.M. Suprayitno.
Setelah penampilan pembuka dari Master Band, acara inti dari malam penghargaan ini adalah pengumuman pemenang dari ketiga kategori kompetisi yang dipimpin Kuzaini, selaku BUMDesa Sukorejo.
“Terima kasih semuanya. Film kompetisi merupakan ajang bagi pembuat film untuk membagikan perspektif serta pandangan kritis terhadap isu-isu di sekitar mereka. Tahun ini BEJaFF 2019 menerima 21 film,” ungkap Kuzaini.

Adapun para penerima penghargaan BEJaFF 2019, adalah sebagai berikut:
Juara I diraih oleh film berjudul “Sebatas Angan” karya Bendo Production dari Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Juara II diraih oleh film berjudul “Berteman Dengan Budaya” karya dari Rifangga Andhita Rohman, Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kab. Bojonegoro
Juara III diraih oleh film berjudul “Pusaka” karya Skarida Team Horizon dari Desa / Kecamatan Tegalsari, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur. *[JP]