Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Salah satu Kepala Sekolah swasta pada daerah pinggiran di Kabupaten Bojonegoro mengatakan, bahwa bantuan DAK Pendidikan sangat membantu untuk operasional di sekolahannya.
“Seandainya bantuan DAK Pendidikan di Kabupaten Bojonegoro tidak ada, tidak tahu apakah kita mampu bertahan apa tidak. Karena dana BOS yang dari pusat masih kurang untuk dana operasional sekolah,” ujar kepala sekolah swasta yang namanya minta dirahasiakan, Selasa (24/04/2018).
Menurut beliau, untuk kegiatan operasional disekolahnya tidak ada penarikan dana dari orang tua kecuali jika masih kurang, contoh untuk Ujian Sekolah dan Ujian Nasional tetap meminta bantuan orangtua siswa.
“Mendapatkan siswa saja susah dan ditambah minat belajar yang kurang. Jadi jika sekolah kami menarik biaya operasional malah bisa tidak mendapatkan murid,” kata Kepala Sekolah tersebut.
Untuk itu, Kepala Sekolah swasta tersebut berharap agar bantuan DAK pendidikan dilanjutkan, meski Bojonegoro akan mempunyai Bupati baru.
“Semoga jangan sampai Bupati Bojonegoro baru nanti, kebijakannya menghilangkan program DAK pendidikan tersebut,” pungkasnya penuh harap. *[JP]