Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Bertempat di Balai Desa Jawik, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (11/02/2018). Anggota Komisi VIII DPR RI, Kang Kuswiyanto “Mensosialisasikan Undang – Undang No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas”, kepada ratusan warga Desa Jawik.
Sosialisasi yang bertujuan memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kabupaten Bojonegoro ini, juga menggandeng sang motivator difabel Bojonegoro Sanawi, yang juga Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB).
Ketua PDKB, Sanawi selaku narasumber menyampaikan, bahwa semua penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, jangan pernah malu punya anak difabel, terus pacu mereka dalam bermasyarakat. Karena bagaimanapun, kita harus tetap memberi manfaat bagi semua
“Alhamdulillah, meski sosialisasi UU ini masih kurang dilakukan selama ini, namun beberapa dari penyandang difabel telah mendapat perhatian dari Pemkab Bojonegoro. Semoga dengan segala keterbatasan, kami tetap dapat memberi manfaat bagi semuanya,” ucap Sanawi, pria asal Kecamatan Balen ini penuh semangat.
Masih dalam kesempatan ini, Kang Kuswiyanto berharap agar mereka yang memiliki keluarga disabilitas, terus memberikan pendidikan yang positif agar mampu mandiri menghadapi kehidupan.
“Marilah bawa mereka (Penyandang Disabilitas, red) sehat hati, pikiran dan tindakan. Ajarkan mereka kemandirian bukan belas kasihan,” tutur Politisi senanyan dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX, Kabupaten Bojonegoro – Tuban ini.
Disampaikannya pula, bahwa dirinya akan terus mendorong pemerintah untuk memberikan penghormatan, perlindungan dan perhatian bagi penyandang disabilitas. Sehingga mereka akan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik menuju kesejahteraan.
“Mari terus berdayakan mereka,” ajak Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bojonegoro yang berpasangan dengan Cabup Hj. Mahfudhoh yang dikenal dengan nama MK (Mahfudhoh – Kuswiyanto) ini.
Sementara itu, dalam kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini, selain diikuti penyandang disabilitas, sosialisasi ini juga dihadiri tokoh masyarakat, agama, pemuda dan perempuan. *[JP]