Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Pada Minggu (04/02/2018) siang, sekitar 60 Warga Netizen (Warganet) Bojonegoro yang dimotori Group Kabar Bojonegoro bersilaturahmi ke kediaman Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bojonegoro, H. Kuswiyanto yang beralamat di Jl. Mangga – Desa Campurrejo, Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Silahturahmi Warganet Bojonegoro kepada Kang Kuswiyanto (Sapaan akrab H. Kuswiyanto) ini, untuk memahami secara langsung visi – misi dan rencana program pembangunan Calon pemimpin Kabupaten Bojonegoro 2018 nanti,” ujar Ketua Group Kabar Bojonegoro, M. Syafi’i kepada Bengawanpost usai acara.
Sementara itu, Kang Kuswiyanto yang merupakan Cawabup pasangan calon (paslon) Cabup Bojonegoro Hj. Mahfudhoh Suyoto dalam silahturahmi ini terlihat mengajak Warganet Bojonegoro berdialog santai terkait tujuan, visi – misi, rencana program pembangunan Kabupaten Bojonegoro yang dibawa paslon Mahfudhoh Suyoto – Kuswiyanto (MK).
“Pasangan Mahfudhoh Suyoto – Kuswiyanto (MK) ini mengusung slogan Joss Matoh, dengan harapan pemerintahan yang dipimpin oleh Kang Yoto yang sudah matoh itu bisa ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Sehingga masyarakat Bojonegoro menjadi sehat dan sejahtera serta tak lupa bahagia,” tandas Kang Kuswiyanto.
Pria yang sehari – hari menjabat sebagai Anggota DPR/MPR RI ini menyampaikan pula tentang pentingnya meningkatkan produltifitas pertanian di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur ini. Caranya, dengan memberikan pendampingan kepada para petani tentang pembenihan, perawatan, pemupukan hingga saat memanen padi miliknya.

Pada kesempatan yang sama, Kang Kuswiyanto berharap Warganet Bojonegoro ikut berpartisipasi mensuksekan Pilkada serentak tahun 2018. Selain itu, dirinya juga menyinggung tentang dukungan terhadap DAK (Dana Alokasi Khusus) bidang pendidikan yang diberikan kepada anak-anak SLTA sederajat dan beasiswa untuk mahasiswa Bojonegoro.
“Untuk meningkatkan SDM Bojonegoro, kedepan alokasi anggaran DAK pendidikan akan ditingkatkan dan bakal memprioritaskan juga untuk memberikan beasiswa bagi anak – anak Bojonegoro untuk kuliah di Sekolah Perminyakan, sehingga SDM Bojonegoro bisa menjadi tenaga ahli minyak yang bakal bekerja di daerahnya sendiri,” jelas Kang Kuswiyanto.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kang Kuswiyanto mengajak Warganet Bojonegoro untuk mendukung cita – citanya memajukan Bojonegoro. Sebab, kondisi Bojonegoro yang sudah Matoh ditangan pemerintahan Kang Yoto itu, perlu dilanjutkan dengan berkesinambungan sehingga Bojonegoro ke depan bisa lebih baik yaitu Joss Matoh.
Sesudah memaparkan visi – misi, lalu dilanjutkan tanya – jawab. Dengan gaya yang cukup santai, Kang Kuswiyanto menjawab semua pertanyaan Warganet Bojonegoro yang sebagian besar tergolong anak – anak muda itu. Seperti pertanyaan Rino Rahardian terkait permasalahan pertanian, utamanya upaya pemberantasan hama tikus yang menyerang Padi petani hingga hancur dan terjadi gagal panen.
“Ada berbagai cara untuk pemberantasan hama tikus seperti gropyok tikus. Pada beberapa waktu lalu, MK telah memberikan bantuan burung hantu kepada para petani. Yang mana dengan burung hantu mampu memberantas sampai 20 ekor tikus setiap harinya,” ungkap Kang Kuswiyanto secara serius dihadapan puluhan Warganet Bojonegoro.

Selanjutnya diakhir acara, Nowo Heriyono selaku Ketua Panitia sekaligus pengurus Group Kabar Bojonegoro kembali menegaskan, bahwa silahturahmi ini merupakan pendidikan politik bagi Warganet Bojonegoro. Sehingga harapannya Warganet Bojonegoro mampu menentukan Cabup – Cawabup Bojonegoro yang menjadi pilihan terbaiknya dalam meningkatkan kemajuan Bojonegoro.
“Terima kasih atas sambutan hangat Kang Kuswiyanto dalam silahturahmi ini. Semoga jika menjadi Wabup Bojonegoro, benar – benar menjadikan pembangunan Bojonegoro yang sudah Matoh ditingkatkan menjadi Joss Matoh di era millenial ini. Dimana, Joos itu kepanjangannya Jonegoro Orangnya Sehat dan Sejahtera, sedangkan Matoh artinya lebih baik,” pungkas Nowo penuh terima kasih. *[JP]