Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Hj. Mahfudhoh Suyoto membuka acara “Lokakarya dan Pameran (Bazar) Produk Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Rumah Tangga (Permata)”, di Gedung Pamer Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum’at (22/12/2017).
Acara yang difasilitasi LPM Indonesia dan didukung penuh oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini, dihadiri sebanyak 67 peserta. Diantaranya dari Dinas PMD, Dinas Perdagangan, Dinsos, Dinas P3AKB, Anggota DPRD, Ormas, LSM, Perbankan, Media, Pemdes Leran dan Pemdes Sukoharjo, serta Ibu – ibu Permata sasaran program.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Hj. Mahfudhoh Suyoto mengungkapkan rasa senangnya bisa berbagi pengalaman bersama Ibu – ibu Permata yang luar biasa tangguh dalam menjalankan peran gandanya, yakni sebagai ibu rumah sekaligus tulang punggung ekonomi keluarga. Apalagi hari ini tepat peringatan Hari Ibu 22 Desember 2017.
“Acara ini adalah kado terindah peringatan hari Ibu 22 Desember 207 untuk Ibu – Ibu Permata. Saya sangat bangga dengan Ibu – Ibu Permata ini, karena selain sebagai ibu rumah tangga yang mengurusi anak-anak, tetapi juga berperan sebagai kepala rumah tangga yang mempunyai tanggung jawab ekonomi,” ujar Hj. Mahfudhoh Suyoto saat membuka acara ini.
Selanjutnya, perwakilan EMCL, Galih Tiara menyampaikan, bahwa lokakarya dan bazar produk permata yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ibu 22 Desember 207 ini, merupakan program penunjang operasi EMCL di lapangan Kedung Keris. Yang mana dengan program tersebut, diharapkan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.
“Kami berharap dengan program ini, kedepannya terjalin hubungan yang baik sekaligus mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat Bojonegoro, utamanya yang berada pada sekitar wilayah operasional EMCL di lapangan Kedung Keris. Sehingga dengan hubungan yang baik itu akan memperlancar proses produksinya EMCL,” harap Galih Tiara.

Masih dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dan sebagai tindak lanjutnya, maka dirinya berkominten akan memperjuangkan anggaran program – program pemberdayaan yang berbasis perempuan.
“Kedepan, perlu dibentuk komite atau tim pemberdayaan perempuan yang terdiri dari berbagai OPD dan LSM. Dengan keterlibatan semua fihak tersebut, maka program – program pemberdayaan perempuan bisa terfokus, terarah, dan yang terpenting perempuan mampu menjadi pelopor peningkatan kemajuan Bojonegoro,” kata Anam Warsito.
Sementara itu, dalam kegiatan ini dimeriahkan juga senam Perwosi, dan bazar aneka produk hasil karya ibu – ibu Permata dari Desa Leran dan Desa Sukoharjo ini, menampilkan produknya seperti Nasi pecel, Lontong sayur, Lontong kare, Rujak, dan Produk kerajinan tangan. Serta Produk olahan seperti Keripik pisang, Keripik singkong, Rengginang, juga aneka produk lainnya.
“Lumayan sekali, produk – produk dari ibu Permata yang ikut pameran / bazar sejak pukul 07.00 WIB ini Laris manis. Seperti produk sate karya Ibu Kasiyatun dalam beberapa jam saja sudah ludes terjual,” ucap Manajer Program Permata LPM Indonesia, M Fathur Rohman.
Hal tersebut senada yang disampaikan Ibu Kasiyatun salah satu Permata asal Desa Leran yang mengikuti acara ini. Menurutnya, produk satenya laris manis, dan hasil penjualannya mencapi Rp. 600.00. Yang mana dengan hasil tersebut, membuat dirinya sangat sekali, dan berharap acara semacam ini rutin diadakan. *[JP]