Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat – Univesitas Bojonegoro (LPPM Unigoro) merilis hasil penelitian “Calon Pemimpin Muda Bojonegoro Berdasarkan Metode Sentimen Analysis Media Online”, di Kampus Unigoro, Jl. Lettu Suyitno No.2, Kalirejo – Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (27/03/2017).
Perlu diketahui, Metode Sentimen Analysis yang dikenalkan pada tahun 2008 oleh Martin, J. H., pada buku Speech and Language Processing edisi kedua mengenai text processing ini, merupakan bentuk penelitian dengan mengumpulkan informasi dari website hingga komentar pada Media Social (Medsos) berupa FB, Twitter, dan Medsos lainnya.

“Analisis Sentimen ini untuk sarana edukasi politik dalam memahami beberapa tokoh yang sudah dimunculkan di televisi local sebagai calon pemimpin yang layak dipilih dalam Pilkada Bojonegoro tahun 2018. Sedang cara analisanya dengan web crawling dari trend pemberitaan tahun 2014 – 2017,” ujar Kepala LPPM Unigoro, Laily Agustina dalam rilisnya.
Laily menjelaskan, beberapa tokoh muda itu yakni Anam Warsito, DPRD Bojonegoro. Kedua, Arief Januarso (Mas Arif), Ketua YSB – Unigoro (Akademisi). Ketiga, Dony Bayu Setiawan, DPRD. Keempat, Sukur Priyanto, DPRD. Kelima, Didik Mukriyanto, DPR RI. Keenam, Joko Purwanto, NGO. Ketujuh, Setyo Wahono, Direksi PT. Samator Indonesia. Kedelapan, Edi Soekanto, Pengusaha. Terakhir, Edwin Pranata dari kalangan Pengusaha.

Lebih lanjut Laily menjelaskan, yang menarik dari kemunculan 9 tokoh muda tersebut adalah nama Arief Januarso, M.Si., (Mas Arif) yang sejak pertengahan tahun 2016 dan puncaknya pada tahun 2017 ini, mendapatkan trend tertinggi pemberitaannya 58% mengandung sentiment positif, dan sisanya 42% merupakan pemberitaan yang bersifat netral.
“Mas Arif seorang tokoh muda yang dikenal telah berhasil memajukan Unigoro dengan berbagai inovasi pendidikan ini, selain aktif berkiprah dalam kegiatan kampus Unigoro, juga ikuti kegiatan social seperti membantu korban banjir, maupun pertanian serta kegiatan postif lainnya, sehingga pemberitaan terkait dengan Mas Arif bersifat postif sangat tinggi,” jelasnya.
Untuk menindaklanjuti hasil penelitiannya tersebut, lanjut Laily. LPPM Unigoro akan menambah data survey ke masyarakat. Hal ini diperlukan agar masyarakat punya refrensi secara komperhensif terkait siapakah kandidat penganti Kang Yoto yang benar – benar layak dipilih, untuk lebih memajukan Bojonegoro dan mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya. *[JP]