Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Untuk sukseskan Festival Open Government Partnership (OGP) yang dilaksanakan 19 – 20 Oktober 2016. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro adakan konferensi pers dengan media cetak maupun elektronik, di Cafe Glugu Jl. Dr. Cipto Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (13/10/2016).
Acara yang dihadiri Kadis Kominfo Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur, Kabid Diseminasi, Alit Saksama, Kabid Jarkom, Djoko Suharmanto, serta Kabag Humas dan Protokoler Pemkab, Heru Sugiharto ini juga sarana komunikasi, dan meningkatkan hubungan baik antara awak media dengan Pemkab Bojonegoro yang sudah terjalin selama ini.
Kadis Kominfo Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur menyampaikan, “Sinergi ini akan terus dikuatkan dan menjadi bagian dari upaya kolaborasi 4 sekawan dalam mendukung keberhasilan OGP di Bojonegoro. Sedang 4 Sekawan itu, yakni Pemerintah, Akademisi, Bisnisman dan NGO atau komunitas diantaranya Media Massa ini,” ujarnya.
Selanjutnya Kusnandaka menjelaskan, “ Festival ini, akan dihadiri 3 Menteri sebagai narasumber yang berkaitan dengan realisasi OGP. Yakni Menteri PAN dan RB, Asman Abnur, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo,” jelasnya.
Kusnandaka menambahkan bahwa narasumbernya juga dari Ketua KPK, Agus Rahardjo yang membawakan materi penegakan korupsi, dan dari Kantor Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho dengan materi pelaksanaan “SDG’s”, serta Bupati Bojonegoro, Kang Yoto bawakan materi Implementasi “OGP” di Bojonegoro.
Sementara itu, Kabid Diseminasi Diskominfo Bojonegoro, Alit Saksama mengugkapkan bahwa, saat ini persiapan Festival sudah 70 persen, meliputi pemasangan visualisasi yang menampilkan seluruh data dari SKPD di Bojonegoro, anggaran Desa dan fihaknya sudah berkirim undangan kepada fihak-fihak yang terkait.
“Undangan sudah dikirim kepada Bupati/Walikota se-Jatim, akademisi, NGO dan bisnismen (4 sekawan). Selain 4 sekawan, kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Sehingga, berita ini sekaligus undangan untuk masyarakat umum guna besedia hadir dalam festival OPG nanti,” ungkapnya.
Hal senada dikatakan Kabid Jarkom Diskominfo Bojonegoro, Djoko Suharmanto. Menurutnya dalam Festival akan diumumkan 10 desa terbaik yang menerapkan OGP. “Ini hasil tim penilai dari SKPD terkait bersama NGO yang langsung turun ke desa-desa memantau pelaksanaan OGP di 28 Kecamatan,” katanya.
Selain itu Kabag Humas dan Protokoler Pemkab, Heru Sugiharto menyatakan, “Awak media bebas meliput, bahkan karya tulis maupun foto dari Media Massa kita usahakan space di kantor baru Pemkab Bojonegoro berlantai 7. Kalau perlu diberi ID Card dan laksanakan konfrensi pers dengan narasumber,” pungkas Kabag Humas. *[JP]