Suaraairlangga.com, Surabaya – Sebanyak 10 orang delegasi Indonesia terdiri dosen bersama mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jawa Timur, dan IAIN Manado, Sulawesi Utara serta lainnya, berkunjung ke Universitas Sains Malaysia (USM), Pulau Pinang / Penang, Malaysia, pada 28-30 September 2016.
Delegasi yang dipimpin Koordinator Program Magister Hubungan Internasional (HI) UNAIR Surabaya, Dr. Baiq Wardhani dan diterima Dekan Pusat Pengajian Sains Kemasyarakatan USM, Prof. Dr. Azlinda Azman ini, bertujuan menjalin kerjasama akademik dalam bentuk kuliah bersama, seminar, dan pertemuan dengan pimpinan Fakultas maupun berkunjung ke Pusat-pusat penelitian di lingkungan USM.
Koordinator Program Magister HI UNAIR Surabaya, Dr. Baiq Wardhani menyampaikan bahwa, salah satu pusat penelitian yang kami kunjungi adalah Centre of Policy Research and International Studies (CenPRIS). Pusat penelitian ini merupakan lembaga yang khusus menjadi center of excellence dalam melakukan penelitian.
“Tak hanya ke CenPRIS, UNAIR dan USM sekarang ini mengkolaborasikan beberapa hal, diantaranya mengelola Jurnal Global & Strategis yang sudah terakreditasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI untuk kedua kalinya di tahun 2016,” ujar Dr. Baiq Wardhani di Surabaya, usai kunjunganya, Selasa (04/10/2016).
Selain itu, Dosen HI FISIP UNAIR, Dr. Vinsensio Dugis menyampaikan bahwa salah satu persyaratan kelulusan mahasiswa pasca sarjana adalah menyampaikan presentasi hasil-hasil penulisan tesisnya untuk diseminasi dalam sebuah seminar atau konperensi internasional. Oleh karena itu, penyelenggaraan bersama sebuah konperensi antara UNAIR dan USM bisa menjadi kerjasama yang potensial dilakukan dalam waktu dekat.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Manado, Dr. Rivai Bolotio selaku anggota delegasi akan menindaklanjuti kunjungan ini dengan akan menggelar International Postgraduate Research Conference (IPRC) dalam waktu dekat. Hal ini sebagai upaya IAIN Manado untuk memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswanya.
“Selain menikmati atmosfer akademik sebagai pembelajaran kami di USM yang merupakan Academic Program for Excellencent (APEX) University. Harapannya, dengan kegiatan yang diinisiasi UNAIR dan USM ini, pasca sarjana perguruan tinggi di lingkungan Asia Tenggara dapat terpicu untuk menjalin kerjasama,” kata Dr. Rivai.
Perlu diketahui, USM yang didirikan pada tahun 1969 dengan 4 jurusan, yakni Jurusan Teknologi, Jurusan Seni Liberal, Jurusan Ilmu Pasti dan Jurusan Ilmu Kesehatan ini, telah dicanangkan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia sebagai universitas terkemuka di kawasan Asia pada tahun 2020. *[Is/JP]