Suaraairlangga.com, Malang – Bertempat di Balai Dusun Pait, Desa Wonorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Kelompok Praktikum II Mahasiswa bersama Dosen Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kesos) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan penyuluhan “Perawatan Lanjut Usia (Lansia) berbasis Keluarga”, Senin (26/09/2016) jam 13.00 WIB.
Widyastika, salah satu tim penyuluh menyampaikan materi tentang pentingnya anggota keluarga dalam memenuhi kebutuhan Lansia. “Seringkali kita menghormati serta meminta nasehat kepada orang tua, karena kita anggap mereka orang berpengalaman dan bijaksana. Namun kita juga terkadang lupa, bahwa para Lansia tersebut memiliki kebutuhan-kebutuhan khusus yang terdiri dari aspek psikis, fisik, sosial dan rohani,” tutur mahasiswi asal Tuban ini.
Lebih lanjut penyuluh lainnya, Juli Astutik menjelaskan tentang aspek psikis dan sosial Lansia yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari anggota keluarga. Untu itu, keluarga dan masyarakat perlu menerapkan pola komunikasi yang baik kepada lansia. ““Bahasa dan sikap yang santun serta menunjukkan kasih sayang menjadi poin penting yang bermanfaat bagi kesehatan psikis dan sosial lansia,” jelas dosen yang juga Pembantu Dekan II Fisip UMM ini.
Selain itu, salah satu peserta penyuluhan, Ana mengucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan tersebut, “Ilmunya sangat bermanfaat bagi kami, terutama yang terdapat Lansia di keluarganya, seperti keluarga saya ini. Sebelumnya kami kurang memperhatikan kebutuhan sosial dan kesehatan lansia di rumah sendiri, karena kami kurang memahami kebutuhan khusus dari lansia,” ungkap istri dari ketua RT setempat itu kepada media seusai acara.
Sementara itu, penyuluhan yang diikuti oleh 25 peserta terdiri dari Lansia dan anggota keluarganya ini berlangsung interaktif. Sedang tujuan penyuluhan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang kebutuhan lansia, dan diharapkan dapat merubah cara pandang serta perilaku masyarakat, supaya lebih menghormati dan memperhatikan kebutuhan Lansia demi menuju terwujudnya Desa Layak Lansia. *[Ir/Id]