Suaraairlangga.com, Jakarta – Ribuan massa berbagai Daerah se-Indonesia, dari Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (FK-THL TBPP) pada Selasa (06/09/2016) pagi, menggelar aksi unjukrasa di Tugu Monas depan Istana Merdeka. Meski saat itu turun hujan peserta aksi unjukrasa tetap bersemangat.
Menurut salah satu Korwil Aksi dari Jatim II, Adinda Teguh P (Dinda), menyatakan bahwa, mulai hari ini ribuan massa FK-THL TBPP se-Indonesia telah memadati Jakarta untuk melakukan unjukrasa sampai dengan tuntutannya dipenuhi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Kami dari FK-THL TBPP yang berjumlah 20.000 orang mulai hari ini sampai beberapa hari kedepan, mengelar unjukrasa untuk mendesak Presiden Jokowi segera menggeluarkan PERPRES pengangkatan THL-TBPP menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya.
Lebih lanjut Dinda menjelaskan, 20.000 orang ini, ada 1200 orang dari Jatim, dan dalam unjukrasa hari pertama ini, 11 orang perwakilan kami dimediasi di Istana Presiden. Namun sampai keluar Istana jam.11.00, kami tidak mendapatkan hasil, sehingga aksi terus berlanjut.
“Usai buntu pada mediasi awal, sekitar jam 14.00 WIB siang, perwakilan kami dipanggil kembali ke Istana. Hingga pukul 16. 30 WIB juga belum menuai hasil. Untuk itu, kami akan mengelar unjukrasa lagi besok pagi, sampai tuntutan kami dipenuhi Presiden Jokowi,” ujarnya.
Perlu diketahui bahwa dalam aksi unjukrasa kali ini, FK-THL TBPP mengajukan beberapa tuntutan, antara lain :
- Menuntut Pemerintah segera mengangkat THL-TBPP menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS).
- Pengangkatan THL-TBPP menjadi ASN-PNS melalui PERPRES.
- Pengangkatan 19.156 orang THL-TBPP menjadi ASN-PNS selesai tahun 2016.
Sementara itu, usai unjukrasa hari ini. Massa menuju ke Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, untuk mempersiapkan unjukrasa besok dalam jumlah massa yang bertambah besar. Karena dapat tambahan massa dari Daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jabodetabek dan sekitarnya. Rencanaya mereka akan terus berunjukrasa sampai tuntutannya dipenuhi Presiden Jokowi. *[Mu/JP]