Minggu, April 6, 2025
Google search engine
BerandaAgamaKenapa LTM NU Sumenep Gelar TOT Shalat

Kenapa LTM NU Sumenep Gelar TOT Shalat

Suaraairlangga.com, Sumenep – Sebagai upaya menjaga kemurnian ajaran Islam, khususnya dalam hal ibadah wajib seperti shalat. Pimpinan Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdhatul Ulama (PC LTM NU) Sumenep mengadakan pelatihan tata cara shalat yang benar dan sempurna sesuai tuntunan Rasulullah Muhammad SAW.

Menurut Ketua LTM NU Sumene, Ustadz Wardi, S.PdI., dalam sambutannya mengatakan bahwa, betapa pentingnya melaksanakan shalat dengan tata cara yang diatur dalam fiqih, atau berdasarkan tuntunan Nabi yang tertuang dalam sejumlah hadits. Karena Melaksanakan shalat sesuai dengan tuntunan Rasulullah adalah keharusan.

“Dengan pelatihan ini kami berharap, pasca pelatihan peserta tidak hanya mampu menyempurnakan tata cara shalatnya sendiri, akan tetapi bisa membimbing ummat. Khususnya warga nahdhiyyin di manapun berada, mengingat peserta yang hadir pada kesempatan ini merupakan utusan dari MWC NU se-Kabupaten Sumenep,” harapnya.

Lebih lanjut, Wardi menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sebagai sarana mempererat silaturrahmi, yang tidak hanya dengan sesama pengurus NU, namun juga dengan takmir masjid. Sehingga para takmir bisa membentengi masuknya kelompok-kelompok radikal yang dalam waktu terakhir marak di Indonesia.

Sementara itu, Pelatihan yang berlangsung di Masjid Rahmatullah ini, menghadirkan wakil ketua PB LTM NU KH. Muhammad Sholeh Qosim, M.Si sebagai instruktur. Di sela-sela pelatihan Kyai asal Sidoarjo Jawa Timur ini, mengungkapkan bahwa kegiatan semacam ini menjadi salah satu program PB LTM NU.

“Ini adalah program kami dalam rangka membimbing dan menjaga kesempurnaan Shalat sesuai kaidah fiqih. Jadi memang harus agak teliti dan hati-hati. Lha wong sudah sesuai saja masih dirasani macem-macem,” Selorohnya sembari tersenyum.

Sementara itu, dengan dibantu oleh tim sebanyak 10 orang, acara ini dimulai dengan mentashhih (tes) kefasihan membaca Al Qur’an untuk menentukan kelompok training. Meski mayoritas alumni pesantren peserta sebanyak 148 utusan dari MWC NU kecamatan se Kab. Sumenep ini tampak grogi namun tetap antusias. *[Nik/JP]

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

TERPOPULER

KOMENTAR