Suaraairlangga.com, Sumenep – Ada pemandangan berbeda di halaman Bank BPRS Bhakti Sumekar Sumenep pada Rabu (31/08/2016), tampak sekelompok siswa PAUD H.I El Fath sedang duduk mengantri, mereka tengah mengikuti kegiatan Gerakan Menabung (Gerbung).
Direktur PAUD H.I El Fath, Nurul Hayati menceritakan, ide gerbung muncul karena keinginan untuk menanamkan kebiasaan menabung pada anak – anak. Sebab dengan terbiasa menabung ke depan anak – anak akan mampu mengatur belanja kesehariannya.
“Alhamdulillah ide itu disambut baik oleh pihak BPRS. Sehingga pembelajarannya bertambah, anak – anak jadi kenal institusi perbankan,” ujarnya.
Gerbung ini menurut Nurul, sudah berjalan sejak kurang lebih setahun yang lalu. Secara teknis siswa PAUD dan TK menabung setiap hari di sekolah, setiap bulan akan datang mobil Bank keliling dari BPRS yang melayani siswa menabung.
“Untuk hari ini karena awal tahun ajaran baru, maka siswa yang ke Bank didampingi gurunya, dan dengan menabung di Bank, anak – anak akan belajar budaya antri sebagai salah satu pendidikan karakter usia dini,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Direktur Bank BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Novi Sujatmiko menyatakan bahwa fihaknya sangat mendukung Gerbung anak usia dini tersebut, sebab anak akan mulai belajar hidup hemat dan bisa membedakan antara kabutuhan dan keinginan.
“Kegiatan seperti di atas sepenuhnya kami dukung, sesuai dengan upaya mensosialisasikan gerakan menabung sejak usia dini oleh BPRS itu sendiri. Diharapkan nantinya anak – anak bisa hidup hemat dan mandiri dengan kemampuannya mengatur keuangan,” tuturnya.
Sementara itu perlu diinformasikan, saat ini ada sekitar lima lembaga PAUD dan TK yang mengikuti langkah El Fath, dengan melaksanakan gerbung bersama Bank BPRS. *[Nik/JP]