Suaraairlangga.com, Jakarta – Kabupaten Bojonegoro mengadakan acara yang bertajuk “The Miracle Of Bojonegoro” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Acara yang dikemas dalam bentuk gelar seni budaya, kuliner dan menghadirkan produk-produk unggulan dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (21/08/2016).
“Kegiatan ini sebagai upaya mempromosikan seni daerah, potensi pariwisata serta produk UMKM Bojonegoro ke kancah nasional dan internasional,” demikian sambutan panitia acara Amir Sahid, yang juga Kepala Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Bojonegoro.
Selain itu, Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, (Kang Yoto) dalam sambutannya mengungkapkan kemajuan Bojonegoro. “Dulu Bojonegoro dikenal sebagai daerah yang belum diperhitungkan. Namun kini semua telah berubah. Melalui program OGP, kini Bojonegoro sudah sejajar dengan kota- Kota elit di dunia,” ungkapnya.
Kang Yoto menambahkan, “Dengan perkembangan Bojonegoro saat ini, maka kami mengundang para investor untuk hadir di Bojonegoro. Akan ada kemudahan perijinan, dan upah minimum regional, bagi bapak- bapak yangg ingin membuka usaha di Bojonegoro,” tambahnya.
Sementara itu, acara dimeriahkan pertunjukan tari ”Rondho Songo”. Ada juga kolaborasi karawitan dan kidungan jula-juli Jonegoroan serta pagelaran beksan langen tayub, yang disuguhkan seniman-seniwati Bojonegoro di anjungan Jawa Timur ini, telah berhasil menghibur pengunjung dan ratusan warga perantauan asal Bojonegoro yang rindu seni daerahnya.
Mereka tampak antusias mendukung perhelatan seni pertunjukan daerah tersebut. Penampilan kesenian Bojonegoro di lokasi tersebut merupakan event tahunan. Selain kesenian, ada pula pameran produk unggulan, seperti batik, gerabah, kerajinan limbah kayu jati, serta dipamerkan juga kemudahan investasi dan perijinan di Bojonegoro.
Tidak ketinggalan sajian kuliner khas, seperti tahu petis ledok, bothok jendil, nasi jagung bahkan nasi gaplek pun bisa didapatkan. Dalam kesempatan ini, hadir pula beberapa undangan dari anggota Komisi I Bangka Belitung, anggota DPRD kab Bojonegoro, asisten, kepala dinas serta masyarakat Bojonegoro yang berada di Jakarta. *[JP]