Suaraairlangga.com, Lamongan – Kabupaten Lamongan sebagai penghasil ikan terbesar di Provinsi Jawa Timur sepanjang tahun 2015 saja telah mencapai nilai produksi perikanan Rp 2.066.126.188.437. Nilai produksi itu meliputi, dari perairan umum sebesar Rp 53.963.637 dari tangkap Rp 940.041.822.000, dan budidaya sebesar Rp 1.126.030.402.800. Maka berdasarkan hal tersebut Universitas Islam Lamongan (Unisla) yang berlokasi di Kampus JL Veteran No. 53 A Lamongan mendirikan Fakultas Perikanan (Faperik) dengan dua jurusan Agrobisnis dan Manajemen Sumber Daya Perairan serta sudah Terakreditasi (B) BAN-PT tahun 2010.
Faperik Unisla yang bertujuan Menghasilkan lulusan yang berkualitas, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa entnepreneurship, berwawasan lingkungan dan mampu bersaing ditingkat Nasional maupun International. Sekarang sudah sangat berkembang dengan ditunjang fasilitas yang memadai mulai dari Tambak, Laboratorium, Ruang kelas dilengkapi LCD/proyektor, Tenaga Pengajar (Dosen) yang berkuatitas dan profesional dibidangnya dari jenjang pendidikan S2 dan S3, Perpustakaan, Wifi dan Hotspot, Pelayanan Bank, Asrama Mahasiswa, dan lain-lain.
Menurut Ir. Endah P, selaku Dekan Faperik Unisla saat bertemu Bengawanpost di ruang kerjanya, Senin (27/06/2016) mengatakan, “Sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kami Faperik Unisla telah kembangkan konsep komunitas masyarakat perikanan, yang mana ini merangkul sumber daya manusia (SDM) yang sudah berhasil di bidang perikanan. Selanjutnya SDM tersebut bekerjasama dengan fihak terkait untuk diarahkan mendidik/menularkan kemampuannya kepada masyarakat luas,” katanya.
Selain itu, banyak prestasi yang diperoleh Faperik Unisla diantaranya yakni mendapatkan hibah PMW dalam tiga kurun waktu tiga tahun berturut-turut 2009, 2010, dan 2011, masuk final dalam lomba PKM antar PTN dan PTS tingkat Nasional, Menjadi perwakilan Jawa Timur tahun 2011 dalam SAIL MOROTAI (keliling Nusantara dengan kapal Angkatan Laut), menjadi Koordinator Wilayah (Korwil) tingkat IV HIMAPIKANI 2014-2016 yang membawai JATIM, BALI, NTT, dan NTB, dan lain-lain.
Faperik Unisla juga banyak menyediakan banyak beasiswa, ada beasiswa 100% SPP bagi mahasiswa hafal Al Qur’an, 50% SPP bagi mahasiswa miskin dan yatim piatu, 50% pendaftar pertama bagi mahasiswa ranking 1-10 di sekolah pada kelas XII, 50% bagi pendaftar pertama dan 50% beasiswa bagi mahasiswa berprestasi tingkat Regional/Nasional.
Ir. Endah menjelaskan, “Faperik Unisla selain banyak menyediakan beasiswa, juga sudah membuat tambak budidaya ikan nila untuk praktek belajar mahasiswa, dan alumninya banyak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik pusat/daerah juga di lembaga peneliti pusat/daerah, menjadi Konsultan, Pengusaha/Entreprvneurship, Koperasi, Dosen, dan lain-lain”, pungkasnya. *[Id]