Suaraairlangga.com, Bojonegoro – Konferensi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiayah (KONPIMDA IPM) Jawa Timur, yang telah berjalan 2 hari di Aula Masjid At-Taqwa Jalan Teuku Umar Bojonegoro berlangsung meriah.
Setelah Jum’at kemarin, diawali dengan rapat Pleno I dan pada hari ini Sabtu (05/03/2016) pukul 08.00, acara dilanjutkan dengan acara opening ceremony yang diawali dengan pertunjukan seni dari IPM Bojonegoro.
Dalam Opening ceremony tersebut, hadir sejumlah tamu undangan dari Pimpinan Pusat IPM, Pimpinan Wilayah IPM, 30 Pimpinan Daerah IPM se-Jatim, serta peserta peninjau dan perwakilan dari 20 pimpinan cabang IPM se-Bojonegoro, serta undangan lainnya.
Konpimda IPM Jatim yang bertema “Meneguhkan peran pelajar Islam dalam pembangunan berkelanjutan” ini, pembukaannya rencananya dibuka Gubernur Jatim, namun berhalangan hadir. Selanjutnya acara dibuka Bupati Bojonegoro Drs. H. Suyoto, M.Si., (Kang Yoto).
Dalam sambutannya Kang Yoto menyampaikan pengalamannya ketika menjadi pelajar dahulu, yang dinilai belum kritis seperti saat ini. “Pada jaman saya tahun 80-90 an, kami belum ada tema yang kritis seperti ini, sekarang perkembangan pelajar lebih baik tentunya,” ujarnya.
Selanjutnya Kang Yoto menegaskan, bahwa sebagai pelajar jangan lupa untuk belajar, agar menjadi generasi yang maju. “Pelajar harus memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual, itulah yang harus senantiasa dibangun dalam diri setiap kader IPM,” tegasnya.
Sementara itu diakhir acara Opening ceremony ini, para Pelajar Muhammadiyah Bojonegoro kembali mempertunjukkan keahlian mereka dalam seni bela diri. Selanjutnya acara akan di mulai kembali dengan rapat Pleno II hingga selesai minggu besok (06/03/2016). *[Dian/JP]